πŸ”₯ | Latest

Memes, Indonesia, and Alih: Potret ayah berkursi roda antar anaknya pergi sekolah ini bikin salut Anaknya duduk di pangkuannya. Ismarlina Mokodompit Sebagai negara berkembang, biaya pendidikan di Filipina tak jauh berbeda dengan biaya yang dibutuhkan di Indonesia. Biaya hidup dan visa untuk bersekolah di sini pun cenderung mahal. Beberapa siswa dan pekerja di kota lebih suka berjalan kaki untuk menghemat biaya hidup. Beberapa orangtua juga tak bisa mengantarkan anaknya pergi ke sekolah setiap saat. Selain karena harus bekerja untuk membiayai hidup mereka, para orangtua juga harus memikirkan biaya transportasi yang dikeluarkan.Namun bagi seorang ayah bernama Alejandro, berada di kursi roda sepanjang sisa hidupnya tak membatasi apa yang bisa ia lakukan untuk keluarganya, terutama bagi anaknya yang masih bersekolah. Untuk mengurangi biaya, mengantar anaknya ke sekolah jadi pilihan terbaik. Dikutip brilio.net dari viral4real, Jumat (30-6), setiap harinya, Alejandro membiarkan anak laki-lakinya duduk di pangkuannya sembari ia mengendalikan kursi rodanya dengan menggunakan tangan. Pemandangan ayah dan anak ini tentu menyita perhatian banyak orang. Netizen banyak yang memuji Alejandro setelah fotonya viral di media sosial. Mereka mengatakan Alejandro tak hanya menjadi sosok ayah yang hebat namun juga pahlawan tanpa tanda jasa. Alih-alih tinggal di rumah dan beristirahat, Alejandro memilih untuk mengorbankan hidupnya demi kemajuan hidup anaknya kelak. Salut! salaminspirasi
Memes, Indonesia, and Alih: Potret ayah berkursi roda
 antar anaknya pergi
 sekolah ini bikin salut
 Anaknya duduk di pangkuannya.
 Ismarlina Mokodompit
Sebagai negara berkembang, biaya pendidikan di Filipina tak jauh berbeda dengan biaya yang dibutuhkan di Indonesia. Biaya hidup dan visa untuk bersekolah di sini pun cenderung mahal. Beberapa siswa dan pekerja di kota lebih suka berjalan kaki untuk menghemat biaya hidup. Beberapa orangtua juga tak bisa mengantarkan anaknya pergi ke sekolah setiap saat. Selain karena harus bekerja untuk membiayai hidup mereka, para orangtua juga harus memikirkan biaya transportasi yang dikeluarkan.Namun bagi seorang ayah bernama Alejandro, berada di kursi roda sepanjang sisa hidupnya tak membatasi apa yang bisa ia lakukan untuk keluarganya, terutama bagi anaknya yang masih bersekolah. Untuk mengurangi biaya, mengantar anaknya ke sekolah jadi pilihan terbaik. Dikutip brilio.net dari viral4real, Jumat (30-6), setiap harinya, Alejandro membiarkan anak laki-lakinya duduk di pangkuannya sembari ia mengendalikan kursi rodanya dengan menggunakan tangan. Pemandangan ayah dan anak ini tentu menyita perhatian banyak orang. Netizen banyak yang memuji Alejandro setelah fotonya viral di media sosial. Mereka mengatakan Alejandro tak hanya menjadi sosok ayah yang hebat namun juga pahlawan tanpa tanda jasa. Alih-alih tinggal di rumah dan beristirahat, Alejandro memilih untuk mengorbankan hidupnya demi kemajuan hidup anaknya kelak. Salut! salaminspirasi

Sebagai negara berkembang, biaya pendidikan di Filipina tak jauh berbeda dengan biaya yang dibutuhkan di Indonesia. Biaya hidup dan visa unt...

Memes, πŸ€–, and Cintas: Kesetian, cinta yang tulus dan perjuangan.. salut ngeliatnya.
Memes, πŸ€–, and Cintas: Kesetian, cinta yang tulus dan perjuangan.. salut ngeliatnya.

Kesetian, cinta yang tulus dan perjuangan.. salut ngeliatnya.

Coca-Cola, Michael Jackson, and Nelson Mandela: Gilang, Desain Kreatifnya Dipakai untuk EURO 2016 Oleh Liputan6 pada 12 Jun 2016, 13:00 WIB Nama Indonesia kembali mencuri perhatian publik dunia, khususnya di Jerman. Seorang desainer dari kota Solo terpilih menjadi desain resmi Coca-Cola untuk EURO 2016 di Prancis Dia adalah Gilang Bogy. Laki-laki berperawakan kurus ini mampu mencipta sebuah karya kreatif dengan menggambar 24 pemain Timnas Jerman. Desain Gilang yang kreatif ini ditampilkan dalam kaleng Coca-cola menyambut event akbar EURO 2016 yang khusus diedarkan di Jerman. Gilang melukis wajah-wajah pemain sepakbola Jerman dengan teknik teknik Wedha's Pop Art Portrait (WPAP) . Teknik ini diciptakan oleh Wedha Abdul Rasyid, Bapak Ilustrasi Indonesia yang lahir di Pekalongan 10 Maret 1951. Dan sejak beberapa waktu lalu, teknik ini telah dikenal di dunia. Teknik ini menggambar wajah seseorang dengan memakai garis-garis yang lurus tegas- Karena kekhasan inilah dianggap mewakili semangat tim sepakbola Jerman. Dalam membuat desain wajah-wajah pemain sepakbola itu Bogy bukan tanpa kendala. Menurutnya tiap wajah mempunyai karakter yang khas, sehingga tantangan mencipta desainnya pun beragam. Ada yang dibuat hanya dalam waktu 2 jam namun ada juga wajah yang perlu waktu lebih lama untuk mendesainnya. Selain tokoh sepakbola, ia juga mencipta desain-desain wajah para tokoh dunia seperti Michael Jackson, Angelina Jolie atau Nelson Mandela. Beberapa waktu lalu Mahasiswa Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Bayu Santoso juga memenangi Desain Alternatif Cover Album Maroon 5. Bayu mengangkat tema nusantara dalam desainnya. . Sumber: liputan6 . Wiiihh keren banget yaaa, salut ama abang Gilang yang prestasinya luar biasa ini!! πŸ˜ŽπŸ‘ .
Coca-Cola, Michael Jackson, and Nelson Mandela: Gilang, Desain Kreatifnya
 Dipakai untuk EURO 2016
 Oleh Liputan6 pada 12 Jun 2016, 13:00 WIB
Nama Indonesia kembali mencuri perhatian publik dunia, khususnya di Jerman. Seorang desainer dari kota Solo terpilih menjadi desain resmi Coca-Cola untuk EURO 2016 di Prancis Dia adalah Gilang Bogy. Laki-laki berperawakan kurus ini mampu mencipta sebuah karya kreatif dengan menggambar 24 pemain Timnas Jerman. Desain Gilang yang kreatif ini ditampilkan dalam kaleng Coca-cola menyambut event akbar EURO 2016 yang khusus diedarkan di Jerman. Gilang melukis wajah-wajah pemain sepakbola Jerman dengan teknik teknik Wedha's Pop Art Portrait (WPAP) . Teknik ini diciptakan oleh Wedha Abdul Rasyid, Bapak Ilustrasi Indonesia yang lahir di Pekalongan 10 Maret 1951. Dan sejak beberapa waktu lalu, teknik ini telah dikenal di dunia. Teknik ini menggambar wajah seseorang dengan memakai garis-garis yang lurus tegas- Karena kekhasan inilah dianggap mewakili semangat tim sepakbola Jerman. Dalam membuat desain wajah-wajah pemain sepakbola itu Bogy bukan tanpa kendala. Menurutnya tiap wajah mempunyai karakter yang khas, sehingga tantangan mencipta desainnya pun beragam. Ada yang dibuat hanya dalam waktu 2 jam namun ada juga wajah yang perlu waktu lebih lama untuk mendesainnya. Selain tokoh sepakbola, ia juga mencipta desain-desain wajah para tokoh dunia seperti Michael Jackson, Angelina Jolie atau Nelson Mandela. Beberapa waktu lalu Mahasiswa Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Bayu Santoso juga memenangi Desain Alternatif Cover Album Maroon 5. Bayu mengangkat tema nusantara dalam desainnya. . Sumber: liputan6 . Wiiihh keren banget yaaa, salut ama abang Gilang yang prestasinya luar biasa ini!! πŸ˜ŽπŸ‘ .

Nama Indonesia kembali mencuri perhatian publik dunia, khususnya di Jerman. Seorang desainer dari kota Solo terpilih menjadi desain resmi Co...